Kenapa Anak Suka Pilih-Pilih Makanan?

17 Mei 2020 KeluargaKesehatan

Kondisi di mana anak-anak dan picky eaters dengan picky eaters disebut. Dalam kondisi ini, anak-anak cenderung memilih makanan tertentu dan bertanya berulang kali. Picky eaters umumnya dialami oleh anak-anak prasekolah dan balita. Jadi apa yang menyebabkan bertingkah seperti ini? Berikut detailnya.

  1. Sistem pencernaan anak terganggu
    Layaknya orang dewasa, anak usia dini juga bisa merasakan gangguan pencernaan. Ini berakibat pada menurunnya nafsu makan anak. Namun hal ini juga berpotensi menjadi penyebab anak memilih-milih makanan.
  2. Anak sudah punya selera makan sendiri
    Ketika anak sudah mengenal berbagai jenis rasa makanan, bukan tidak mungkin kemudian anak mempunyai makanan favorit. Alhasil anak akan cenderung meminta makanan yang sama dan menolak jika ditawari makanan lain. Dalam hal ini Anda dituntut untuk lebih kreatif dalam menyajikan makanan agar si kecil tertarik untuk menyantapnya.
  3. Anak tidak benar-benar merasa lapar
    Tidak sedikit ditemukan kasus dimana orang tua menerapkan pola asuh yang kurang tepat. Pola asuh di sini termasuk kurang tepatnya cara orang tua dalam menyajikan makanan untuk anak. Inilah yang pada akhirnya membuat anak merasa bosan.
    Dalam hal ini, sebaiknya Anda mulai mengurangi memberikan snack pada anak. Anak yang terlalu sering ngemil akan berujung pada susah makan. Sebab ketika jam makan besarnya, anak sudah merasa kenyang.
  4. Sakit
    Layaknya orang dewasa, ketika si kecil tidak enak badan maka akan berefek pada menurunnya nafsu makan. Untuk itu sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Dengan harapan anak bisa segera sembuh dan nafsu makan berangsur membaik.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Setelah mengenali penyebab anak susah makan, selanjutnya penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi anak susah makan. Berikut adalah uraian lengkapnya.

  • Sajikan dengan kreatif
    Umumnya anak menyukai makanan bukan karena rasanya semata. Ya, dalam hal ini penyajian makanan untuk anak perlu diperhatikan. Berbeda dengan orang dewasa yang tidak terlalu memperdulikan tampilan makanan, anak justru akan lebih tertarik menyantap hidangan yang disajikan dengan tampilan yang lucu dan menggugah selera.
    Oleh karena itu mulailah memvariasikan makanan. Baik dari bentuk hingga cara penyajiannya. Dengan demikian anak akan lebih bersemangat menyantapnya.
  • Pilihkan makanan yang tak hanya bergizi, namun juga enak
    Semakin bertambahnya usia, anak tak lagi menyukai makanan yang hambar. Pada tahap ini anak mulai mengenal varian makanan yang memiliki rasa. Jadi ketika mendapati anak susah makanan, coba Anda evaluasi apakah makanan yang diberikan tersebut memiliki rasa yang enak atau tidak. Kreasikan makanan yang enak dengan tetap memperhatikan kandungan gizinya ya.
  • Ciptakan suasana yang menyenangkan
    Seperti yang diketahui bahwa anak-anak sangatlah aktif. Sehingga jangan memaksa anak untuk duduk tenang ketika jam makannya tiba. Hal ini justru akan merusak mood si kecil, dan akibatnya anak susah makan.
    Untuk menyiasatinya, Anda bisa menyuapi anak sambil tetap membiarkan anak bermain. Tidak masalah jika anak harus lari ke sana – ke mari asalkan itu membuat anak merasa senang dan bisa menikmati jam makannya.